Talent Hunt, Wujud Inovasi ECC UGM Menjelang Job Fair Agustus 2017

Halo, semuaa...

Gimana liburan dan mudiknya? Lancar?
Selamat bekerja kembali ya. 

Buat yang belum kerja dan masih dalam pencarian udah tau mau daftar kerja di mana? Etdah...kelar liburan ngomongin kerjaan. B e r a a a a t  deh...Haha *peace* 

Hehe abisnya sering banget kan liburan bersama keluarga besar jadi momok karena basa-basi antarkeluarga yang pertanyaannya mudah ketebak tapi tetep menusuk dihati. Hiks. Termasuk pertanyaan “Kerja di mana?”. 

Padahal yang ditanya baru aja berhasil melawati fase ngos-ngosan ngejar sidang skripsi sebelum liburan. Jangankan nyium bau wisuda, lembaran revisi aja belum sempet berkibar di meja karena masih teronggok di dalem ransel yang dibawa waktu sidang. Biarin napas dulu napa sih. Masih bagus kalau tiap pertanyaan diakhiri doa, lha kalau ditambahin “Si Inu belum lulus tapi udah ketrima kerja lho”. Bye!

Pengalaman pribadi ya, Mba? Sedikit ;p. 

Career Days ECC UGM : Pesta Para Pencari Kerja
Ngomong-ngomong soal cari kerja, apakah setelah lulus saya sempat ketar-ketir mencari kerja? Yaiyalah...

Tapi yang saya inget banget, menjelang saya lulus, untungnya di Jogja sudah ada ECC UGM, lembaga career development center dan recruitment service. Meski waktu itu umur mereka baru sekian tahun tapi udah cukup punya nama dihati para jobseeker, termasuk saya hihi. Nah, keberadaan ECC UGM ini salah satu yang mengurangi kegalauan saya dalam mencari kerja. 

Buat Bapak Ibu saya ini cukup mengherankan, karena anaknya ngga pernah beli koran buat mentengin lowongan kerja haha. Yang ada rajin buka web ECC UGM, liat lowongan kerja yang tersedia. Habis disitu udah di-jelentrengin dengan cukup jelas. Perusahaan apa, butuh lulusan apa, syaratnya apa, di tempatkan di mana. Dan yang saya suka, infonya bukan hanya perusahaan di kota-kota besar, namun juga perusahaan lokal di daerah. 

Selain situsnya ini,  salah satu event mereka yang laris – manis ditunggu karena menjadi ajang  pesta para pencari kerja adalah  job fair-nya. Atau biasa dikenal dengan Career Days UGM.
 
Career Days UGM 2017
Event Career Days ini hampir selalu diikuti oleh kurang lebih 50 perusahaan dengan pengunjung rata-rata 20.000 orang.  Meski tergolong event cukup besar namun job fair ini GRATIS!! :D. Dan bisa diikuti oleh semua lulusan universitas dan jurusan baik yang dari Jogja maupun luar Jogja.

Nah, info pentingnya, bulan Agustus 2017 mendatang, ECC UGM bakal kembali menyelenggarakan  job fair ke – 22nya yang bertajuk 22nd Career Days (CD) UGM, pada  Sabtu-Minggu, 12-13 Agustus 2017. Lokasinya di  Jogja Expo Center (JEC), Jalan Raya Janti, Banguntapan, Bantul, DIY, 55281. 

Sejauh ini udah ada 26 perusahaan kece yang berpartisipasi dalam job fair tersebut, di antaranya:
1.  PT PLN (Persero)
2.  PT Paragon Tecnology &  Innovation (wardah)
3.  PT Bank Mandiri (Persero)
4.  DuniaTex
5.  PT Gameloft Indonesia
6.  PT Jaya Konstruksi
7.  Honda Prospect Motor
8.  PT Anugrah Pharmindo Lestari
9.  SGM Klaten
10. PT Indesso
11. PT Sayap Mas Utama (Wings)
12. PT Hutama Karya
13. Samsung R&D
14. KMK Online
15. Lion Superindo
16. PT Digital Alfa Indonesia (uangtemen.com)
17. Amartha Mikro Fintek
18. Unika Parahyangan
19. PT Sayap Mas Utama (Wings)
20. Portcities
21. BRI Syariah
22. PT UT Pandu Engineering
23. PT Sinar Mitra Sepadan Finance (SMS Finance)
24. PT SMS Finance
25. Menarini Indonesia
26.  PT PCI Business Solutions

Kalau menurut saya, alasan kenapa  Career Days selalu ramai dikunjungi itu karena mereka selalu punya agenda lain yang menarik selain proses melamar pekerjaan dan rekrutmen itu sendiri. Jadi, ada berbagai program karir dan pengembangan diri yang diberikan. Wujudnya eksibisi perusahaan, presentasi perusahaan, tes rekrutmen, konseling karir, sampai ada  konsultasi kesehatan juga lho. Lengkap ya! Lagi-lagi semua program ini GRATIS baik untuk member maupun non-member ECC UGM.

APALAGI sekarang ada tambahan sebuah program T E R B A R U yang amat – sangat – inovatif dari ECC UGM, yaitu  Talent Hunt. 

[Untuk segala informasi terkait 22nd CareerDays UGM : perusahaan partisipan, jadwal tes, jadwal presentasi, peta lokasi, dan lain-lain bisa dilihat dimicrositenya. Klik di sini ]


Talent Hunt : Ketika Mencari Kerja Bukan Melamar melainkan Dilamar

Jadi, Talent Hunt ini adalah sebuah konsep baru  Career Days ECC UGM mendatang untuk mengefektifkan proses rekrutmen. Di mana pihak ECC akan menyediakan data milik pendaftar Talent Hunt pada perusahaan untuk dipilih terlebih dahulu sebelum penyelenggaraan job fair. 

Kurang lebih sistemnya akan seperti ini. Ketika kamu mendaftar Talent Hunt, otomatis ECC UGM akan memberikan akses pada perusahaan untuk  melihat CV dan hasil asesmenmu jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan job fair. Tidak hanya data  IPK, nilai TOEFL, universitas asal, dan pengalaman organisasi saja yang dilihat. Namun juga data-data asesmen online dari para member ECC UGM yang meliputi personality style, tes minat karir, hingga english assessment

Data ini yang akan menjadi rujukan perusahaan untuk menilai apakah kamu calon kandidat terbaik untuk posisi yang mereka buka atau tidak. Jika iya, maka mereka akan mengundangmu untuk mengikuti seleksi rekrutmen yang akan digelar pada saat 22nd CD UGM berlangsung. Lebih efektif kan? 

Jadi, apa bedanya Talent Hunt dengan apply online biasa?
Beda dong, ini soal melamar dan dilamar. Jadi, kamu ngga perlu mengklik ‘lamar’ ke perusahaan tapi memiliki kesempatan untuk dilamar oleh perusahaan. Jika kemudian perusahaan melamarmu, maka giliran kamu yang akan menentukan, mau  menerima atau menolak. Jika menerima,  selanjutnya kamu wajib mengikuti seluruh rangkaian seleksi dari perusahaan tsb.

4 Manfaat Mengikuti Program Talent Hunt

Kalau kamu daftar program ini. Akan ada empat manfaat yang bisa kamu dapatkan lho:
1.  Pertama, seluruh hasil asesmen online (personality style, tes minat karir, hingga english assessment) yang diketahui perusahaan akan memudahkan penilaian personalmu selain dari IPK, nilai TOEFL, universitas asal, atau bahkan pengalaman organisasi dan pekerjaan.

2. Kedua, data hasil asesmen online tadi otomatis akan berada dalam pengawasan perusahaan. Coba bayangkan ketika perusahaan bisa melihat sikap kerjamu hanya dari personality style assessment atau bisa melihat potensimu lewat tes minat karir yang kamu jalani, kamu tak perlu susah menjelaskannya saat tes interview, bukan?

3.  Keuntungan selanjutnya adalah kamu tak lagi perlu submit lamaran online ke perusahaan tapi perusahaanlah yang akan melamarmu menjadi kandidat perusahaannya.

4. Dan yang terakhir, kamu akan mendapatkan akses masuk yang berbeda dengan jobseeker reguler yang non-undangan perusahaan. Kamu akan mendapatkan keuntungan untuk masuk job fair tanpa antri.

Manfaatnya bisa dilihat juga di video ini  


Gimana Cara Daftar Talent Hunt?

Program Talent Hunt diperuntukkan khusus untuk member lifetime dan member Career Days yang ingin berpartisipasi dalam job fair Agustus mendatang. Ada dua cara untuk mendaftarnya:
1. Untuk member lifetime, caranya cukup masuk ke akun member kamu dan klik pada banner Talent Hunt.

2. Sedangkan untuk yang belum menjadi member ECC UGM, bisa mendaftar terlebih dahulu dengan mengklik di sini. Nanti akan ada 3 pilihan : Alumni UGM - Alumni Selain UGM - Mahasiswa. Jika sudah memilih yang sesuai, scroll ke bagian bawah, dan ada tulisan DAFTAR. Klik di situ, selanjutnya ikuti instruksi.
 
***
Kesempatan bagus, inovatif, udah gitu daftarnya gampang dan ngga aneh-aneh. Kalau aku sih Yes. Ngga ada ruginya banget buat ikut ini. Tinggal klik...klik...klik...doang padahal manfaatnya lumayan. Semacam mengefektifkan waktu pake banget. Bayangin aja kamu dateng ke job fair dengan tujuan yang jelas, ngga pake antri, dan sampai sana juga masih bisa ikut rangkaian job fair lainnya.


Lagipula, siapa tau jodoh[perusahaan]mu sudah menanti di sana, dan siap melamarmu ;)
 




Salam Semangat, 



Kachan
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
ECC UGM
Instagram : @eccugm
Facebook Page : ECC UGM
Twitter : @eccugm

Khusus untuk edukasi karir dan pengembangan diri bisa dilihat di  
Website: www.careernews.id.
Instagram & Twitter : @careernews 
 FB : Careernews



Queen of The South Resort : Keluarga, Tebing, dan Pantai Parangtris

 "Saat lebaran, sebisa mungkin hindari tempat wisata Jogja!"
MOTO liburan ini cukup lama dipegang keluarga saya yang - males - banget - liat - jogja - rasa - ibukota - pas lebaran. Pernah ngalamin mau keluar dari wilayah rumah kami menuju perempatan ringroad yang jaraknya cuma 1 km. Dan kami terjebak SA...TU...JAM. Padahal cuma mau beli jeruk di supermarket. HIH, KAN KEZEL!

Makanya, ngga kebayang deh kalau kami masuk dalam barisan kendaraan yang mandeg-jalan-mandeg-jalan buat ke spot-spot wisata. Hufh, mental kami memang lemah. Selemah itu sampe akhirnya milih lebih banyak ngendon di rumah yang ternyata ngga garing-garing banget kok.

Karena di rumah, jadi  bisa lebih banyak ngabisin waktu buat cekakak-cekikik saling update kekonyolan hidup masing-masing selama setaun terakhir atau ngga cecurhatan dari yang remeh sampe mengharu biru. Ya, sesekali emang tetep keluar rumah buat makan bareng. Itu pun harus nyiapin hati kalau-kalau sampe tempat makan udah abis, penuh, nunggu lama, atau malah ngga kebagian tempat. Ujung-ujungnya ke warung mana aja deh, saking udah kelaperan. Sering banget nih ngalamin :(

Tapi taun lalu, semua BERUBAH...eaaaa..Moto itu kami umpetin jauh di dalam hati kami yang paling dalam iihiihii. Kapan-kapan aja dipake lagi. Karena keteguhan hati kami pun akhirnya runtuh dan tergoda juga buat explore Jogja pas libur lebaran haha.

Abis, yang namanya rumah kan segitu-gitu aja ya. Maen di teras *bosen* --> ke ruang tamu *laper* --> ke ruang makan *kenyang* --> obrol2 di ruang keluarga *capek* --> bobok di kamar. Udah gitu terus ampe sekian hari haha.

Untungnya sih bosennya barengan, jadi semua sepakat buat nyoba suasana baru pas lebaran. Apalagi mental di jalan juga udah lebih terasah *tsaaaah*.

Sebagai anak paling kecil, s e l a l u saya yang di suruh buat nyari-nyari tempat ples bikin itinerary gitu. Alasan kakak-kakak, "Kan kamu pernah jadi editor buku traveling". IYA, tapi kan bukan jadi travellernya. Cuma mupeng bacain cerita doang :(. "Kan kamu Blogger" Weekkk apa hubungannya. Ini blog aja blom jelas niche-nya soal apa. Campur-campur.

Tapi, berhubung saya adek yang baik, tetep dicariin deh. Mereka nyerahin sepenuhnya ke saya. Terserah gitu. Tapi pake request. Lokasinya kudu masih di Jogja, harus bisa akomodir dari yang bayi sampe bapak-ibu saya, nyaman, deket pantai karena kakak-kakak suka pantai, ngga berisik, jalan ke sana ngga macet. 

Lha, 
Kok B A N Y A K :|

Dengan segala macam kepengenan ini, yang ada dipikiran saya waktu itu, kayaknya yang paling tepat adalah STAYCATION. Nginep deket pantai, yang ada tempat main, dan bisa istirahat di suasana baru. JENIUS k a n. 

 
Cuma, milih hotel deket pantai yang mayan oke di Jogja emang ngga gampang. Masih sedikit soalnya. Belum lagi kealotan karena beda selera soal hotel. Waktu saya kasih tawaran pertama, eh ada yang langsung ga mau karena katanya serem. Giliran tempat yang oke juga, eh fullbooked. Pas nemu lagi, ada yang ga suka hotel ala-ala Jawa. Jadi, ini bagian mana-nya yang terserah saya sih. BYE.
***
Akhirnya, karena udah mendekati lebaran juga, dan pilihan terbatas, keputusan jatuh ke tempat yang pertama saya usulin dong. Yang katanya serem. Kenapa serem? karena kakak saya pernah nonton ftv serem yang syuting di hotel ini :|

Ya, mungkin imej serem juga karena katanya beberapa tahun lalu resort ini sempat kurang terawat. Waktu itu seorang teman sempat cerita tentang ini. Tapi berapa taun terakhir, resort ini melakukan banyak perombakan dan renovasi sana-sini. 


Nama resortnya Queen of the South Resort. Lokasinya di tebing deket Pantai Parangtritis. Dari retribusi Parangtritis ikutin aja jalannya. Kalau udah ada plang buat belok menuju pantai, jangan ikut belok tapi tetep lurus ikutin jalan ke arah atas bukit. Ada plang nama resortnya kok. Ikutin terus deh kelok-kelok dan naik-naiknya hehe. Trus jangan kaget kalau makin lama jalannya agak makin jelek, agak berbatu gitu. Itu ngga nyasar kok. Emang mendekati resort, jalannya cukup aduhai.

Kalau udah sampe tempat, dari pintu masuk di bagian kiri bakal disambut berjejer rumah-rumah  panggung yang dibangun tepat di bawah tebing-tebing tinggi. Yaampun  pengen manjat. Nah ini tipe kamar yang viewnya tebing. Cuma agak gimana gitu sih, soalnya main building-nya: lobi, kantor, tempat makan, kolam renang, dll itu ada di bagian kanan. Jadi, kamar-kamar panggung ini tuh berasa kayak outsider meski masih satu kawasan :(

Kalau dari segi harga emang lebih murah. Waktu itu beda sekitar 50-100K dari kamar pesanan kami yang view-nya pantai. Kamar yang kami pesan rate-nya 450-500K. Cukup lumayan terjangkau, kalau inget pesennya dah pas puasa. Waktu itu kami nginep sekitar h+4 lebaran. 

Saya ngga paham arsitektur. Kesan pertama saya sama resortnya kaya paduan suasana Jawa dan  Bali - soalnya ada kain-kain yang diubet di pohon. Ada tangga-tangga kecil buat naik turun, mungkin mempertahankan gradien tanahnya ya. Dan banyak hijau-hijau rumput plus pohon kelapa khaaaas pantai. Tapi tetep ditata rapi ngga semrawut. 

Sempet sih agak gemes waktu check-in harus mundur dari jadwal karena belum selesei dibersihin. Soalnya kan bawa krucil-krucil dan bawaan segambreng. Tapi untung aja diselamatkan kolam renang yang lucuk. Setidaknya krucil-krucil jadi anteng.

Kalau yang gede-gede ngga jadi bete waktu sampe kamar. Terbayar sama view-nya. Pemandangannya pantai, meski ngga langsung. Ada taman cukup luas di depannya. Pas banget buat duduk-duduk piknik sambil boboan, baca, dan obrol-obrol. Apalagi semua kamar kami urut jejer. Jadi taman ini berasa milik pribadi haha. 

Dan hari berikutnya kami sekualurga beneran glundungan di sini lho *gelar tikar*. Anak dan ponakan-ponakan pada lari-larian juga enak aja...luaaas...sejuk.
jejeran kamar yang kami tempati, satu atap itu 2 kamar
view depan kamar
Kalau dalem kamarnya sendiri sih cukup luas. Lantainya, ubin jaman dulu gitu. Yang adem-adem kalau diinjek. Kasurnya luas dan cukup nyaman, buat kruntelan sama ponakan 7 aja cukup hihi. Yang agak kurang sreg sama bathupnya. Keliatan kesan 'sudah lama'-nya.
dalam kamar
Variasi makannya, umumnya hotellah. Paling cocok sama mie gorengnya. Bumbunya penuh berasa. Yang lain-lain standarlah. Cuma sayang, kalau malem ngga bisa pesen menu yang macem-macem. Jadi, ikut menu buffet makan malem yang disediain resort. Padahal kan resortnya diujung tebing gini. Kalau mau cari makan di luar rada mikir.

Restonya ini di joglo gitu. Cukup besar dengan halaman rumput yang lumayan luas juga deh. Makanya sekarang ngga jarang suka jadi tempat buat outdoor wedding gitu. Nih, yang di Jogja, kalau pengen nikah dengan view pantai dan tebing ngga usah jauh-jauh ke Bali lhoh.
joglo resto
view depan resto
Yang ngga boleh ketinggalan diulas itu kolam renangnya. C E B U R A B L E. Ditambah konsep infinity menghadap parangtritis. Kesan menyatu dengan ketidakberbatasan makin kerasa. Apalagi berenangnya menjelang senja. Makin syahdu. Saking syahdunya ponakan-ponakan saya renangnya jumpalitan wekkkk. 

Kolamnya emang instagramble tapi ngga terlalu luas. Jadi kalau mau foto kece ala selebgram untung-untungan ya. Dan berenang di sini ngga harus nginep di hotel. Dateng aja, nanti dicharge 75K di weedays, 100K di weekend (include drink & snack). Buat info lebih lanjut cek  IGnya @queenofthesouth_resort.

Ngga berenang pun ngga masalah kok. Bisa duduk-duduk santai sambil minum hangat di gazebo-gazebo yang ada di pinggir kolamnya. Ini sebenernya menghibur diri. Karena waktu itu saya ngga berenang. Pas lagi masuk angin nggregesi. Sedih ya :(. Kalau ada kesempatan pengen ke sana lagi uuuhuhuu.
gazebo tepi kolam
ponakan salto, serem kayak mau nyemplung ke bawah ya tp aslinya ga deket kok
***
Yang menarik juga dari Queen of the South, ada akses langsung dari resortnya  ke pantai parangtritis gitu. Jadi ada tangga yang bisa dituruni buat sampai ke pantai. Asik ya. Berasa privat beach. Sayang sih, waktu itu kami ngga nyoba. Ga sempet. 
Tapi ngga nyesel-nyesel juga sih, soalnya emang sibuk memanfaatkan spot-spot yang ada buat foto-foto. Ahay ;D. Gimana ngga gemes. Di samping kanan kamar yang saya tempati gitu ada secuil tebing yang cocok buat background foto. Apalagi lagi pada pake baju luriko. Mayan kan buat foto ala-ala. [Yang belum luriko tau bisa cek IG: nya di --> @luriko_].Hihi tetep promosi ;D
Lanjut. 
Jadi, ini nih secuil momen narsis  saya dan kakak-kakak [kalo males liat skip aja wkkwwk]. Waktu itu kejar foto banget sebelum balik. Selama di sana emang ga foto banyak, lebih banyak nikmatin suasana dan kebersamaan :)
liat bawah, gaya paling aman
kece kan tebingnya
luriko squad wkwkw
ga tahan pose "sok anteng" ;p
pake sendal jepit tetep keren
 ***
Mungkin karena letaknya yang cukup terpencil dibalik tebing, akses jalan juga ga mulus-mulus banget. Kami sekeluarga jadi bener-bener ngabisin waktu di resort aja. Imbas positifnya, jadi beneran bisa  ngerasain kebersamaan. Ngapa-ngapain bareng. Dari yang unyil sampe simbah nyaman aja di sana.
Jadi, buat yang punya rencana nikmatin suasana tenang sama keluarga di Jogja, resort ini bisa jadi alternatif. Kalau ada kesempatan ke sana lagi bareng keluarga atau sahabat saya juga masih mau buat nginep 2-3 harian. Kalau lebih dari itu, agak mikir soal makannya. Takut bosen, padahal  males turun gunung.


Kalau kalian, apa tempat menginap favorit bareng keluarga? 



Salam, 



Kachan