SLIDER

Stress Healing Class : Bebaskan Diri dan Menarilah

Ini postingan pertama di tahun 2018.

Hai, apakabar 2017 kalian? 
Buat saya 2017 adalah tahun yang cukup 'waw'.
Yang dengan jujur saya katakan,...kamu tahun yang tidak mudah ya:")

Mungkin karena itu, saya  langsung mengangguk setuju saat seorang teman meminta saya menjadi special guest di workshop yang akan ia buat, Stress Healing Class - temukan dirimu lewat tari. Niatnya, ngga benar-benar saya niatkan untuk meng-healing diri sih. Tapi membayangkan tubuh saya akan diajak buat bergerak ke sana kemari kok kayaknya  menyenangkan  ya.

Untungnya beneran ngga nyesel mutusin buat ikut. 

Meski pas hari H diawali dengan drama  teler, meler, bin masuk angin. Alhasil, tepat sebelum berangkat dipaksa Mas Bojo buat nenggak obat yang bikin sepanjang perjalanan tidur. Untungnya lokasi workshop, sejam lebih dari rumah. Jadi tidurnya bisa lama dan nyenyak.

Nyatanya, iklim positif emang berpengaruh banget ya buat kesehatan jiwa raga? Saya yang di awal-awal acara masih rada puyeng-puyeng ngga jelas akhirnya jadi kebawa suasana dan bisa ikut nikmatin.

kenalan dulu :)
blogger & influencer jogja
Workshop-nya dikemas dengan manis. Mulai dari pilihan tempatnya, di Joglo Abhayagiri  Resto. Suasananya tenang, jadi meskipun tempatnya terbuka namun tidak mengurangi fokus dan keintiman peserta dan pemateri. Restauran di atas bukit ini  punya view ngga nyantai syahdunya. Dari sini kita punya akses menatap langsung ke Merapi dan kompleks Candi Prambanan.

Makin cantik  dengan tambahan dekorasi  hiasan warna putih di beberapa sudutnya. Ngga dominan namun  cukup untuk menguatkan tema. Jadi lebih lengkap lagi karena makanan-makanan yang disajikan ngga sekedar gemesin tapi juga enaaak.

Terasa banget, suasana yang pas, memang membuat materi semakin mengena.

***
"Bebaskan diri dan Menarilah..."
Hampir ngga ada manusia yang bebas dari stress. Bedanya, ada mereka yang sukses mengelolanya sedangkan selebihnya adalah mereka yang terjebak dalam pusarannya. 
 
Mba Anggi, Psikolog dari Kemuning Kembar menganalogikan stress sebagai sebuah kekuatan yang mendorong kita dengan kuat. Jika kita melawan dengan mendorongnya balik maka akan terjadi tekanan yang menguras energi. Lantas bagaimana untuk mengatasinya? dance with it. Dengan menerima dorongan kemunculannya dan mengikuti geraknya. 
 
 
Mba Mila Rosinta kemudian melanjutkan sesi dengan mengajarkan beberapa dasar gerakan tari. Kami dikenalkan dengan dua gerak, gerak cepat dan gerak lambat. 
 
Konon orang-orang introvert membutuhkan latihan gerak cepat agar lebih 'keluar dan berenergi' sedangkan orang ekstrovert yang cenderung 'heboh' butuh latihan gerak lambat untuk belajar 'tenang dan tidak terburu-buru'.

Kalian termasuk yang mana?

Sesi terakhir adalah sesi kami dengan diri sendiri. 
 
Setiap orang diminta untuk membebaskan dirinya bergerak sekehendak hati. Menjadi dirinya sendiri. Boleh cepat, lambat, ataupun berganti-ganti. Boleh memejamkan mata, boleh juga membukanya. Bergerak sembari mengikuti irama dan menjadi diri sendiri.

bergerak
menarilah
hening
Saya termasuk yang bergerak ke sana kemari. Kadang bergerak cepat kadang melambat mengikuti alunan musik yang disajikan.
 
Tanpa disadari selepas menari saya keringetan parah. Basah sah.
Sampai ngga sadar kalau sakit dan puyengnya ikut ilang XD. 
Kayaknya butuh menari lagi ini haha. 
 
 ***
 
Menari memang salah satu cara yang tepat untuk merespon stress. Saya menyadari saat stress urat-urat wajah dan beberapa bagian di tubuh kita ikut menegang. Dan tarikannya menyakitkan. Semakin diingat semakin membuat pusing. Dengan menggerakkan badan atau menari saat stress muncul secara langsung akan membantu mengendurkan tarikan-tarikan dari ketegangan itu. Merilekskannya. Kuncinya, menggerakkan badan tanpa paksaan. Mengikuti alur tubuh ingin bagaimana.

Sebelum menari kala itu saya ingat, saya meniatkan diri ingin melepaskan penat. Meredakan keterburu-buruan waktu. Dan menikmati diri. Selesai menari, saya mendapatkannya. Terimakasih :)

yummy
:)
yeaay
Abhayagiri yang syahdu, tarian yang membebaskan,  penyelengara yang ramah dengan acara yang rapi, teman-teman baru yang penuh semangat, dan makanan-makanan yummy. Love!


Salam, 



K

1 comment

  1. Setuju, deh. Meskipun saya gak bisa menari. Tapi kayaknya kalau lagi stress, menari atau menyanyi sendiri di kamar bisa mengurangi rasa cape hati

    ReplyDelete

© People & Place • Theme by Maira G.