arisan buku - potret usaha orangtua sekarang

Tuesday, August 26, 2014 qhachan 6 Comments

 
Suatu hari, Silk mendapat pesanan dari tiga ekor tikus untuk memperbaiki gaun mereka, yang akan dihadiahkan kepada Nona Beruang pada saat Karnaval Dandelion. Sayangnya, gaun itu terlalu kecil untuk diperbaiki.

Apakah yang akan dilakukan oleh Silk, Nana dan para tikus itu memperbaiki gaun itu?

Bisakah mereka membuatkan gaun baru untuk Nona Beruang?


salah satu buku anak yang menarik :)
Belum lama ini saya membaca seri pertama Little Witch Co. Lucu, menarik,  imajinatif dan sarat hal yang mendidik. 

Bacaan menarik bagi anak adalah bacaan yang secara konten mampu mendidik dan mengembangkan diri anak baik dari segi karakter, sikap, moral, maupun imajinasi. Selain persoalan konten buku anak juga perlu menarik secara visual, isi yang tidak terlalu tebal dan juga disertai ilustrasi.

Sebagai orang yang dimanjakan oleh serial Enyd Blyton, Oki & Nirmala, Paman Gembul, Husin, dan Asta, juga seri cerita rakyat, sampai sekarang saya masih menyukai buku anak. Jadi setiap tahu ataupun menemukan buku anak yang menarik, saya akan berusaha membelinya. Itung-itung buat stok bacaan anak saya nanti :)

Karena itu saya tidak perlu berkecil hati, melihat bahwa ketersediaan buku anak yang baik masih ada di sini
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pernah mendengar tentang arisan buku anak?
Prinsipnya mirip dengan arisan biasa. Akan ada 'kocokan' tiap bulan, setiap nama yang keluar akan mendapatkan  satu set buku anak yang diarisankan.
Konon ini adalah salah satu solusi yang dilakukan orangtua agar tidak terlalu berat membeli buku untuk anak mereka yang harganya mencapai jutaan. Tidak hanya di kota-kota besar, arisan semacam ini sudah dilakukan di beberapa kota di Indonesia. 

Sebuah potret usaha orangtua  demi bacaan berkualitas untuk anak mereka.

Mungkin kelak saya akan melakukan hal serupa. Sepertinya juga cukup memudahkan kaum ibu-ibu agar dalam mengatur keuangan per bulannya *intip uang belanja*.

Fenomena di atas, menurut saya adalah juga salah satu indikator berkembangnya buku anak di Indonesia. Dimana ada ketersediaan buku-buku yang berkualitas dan orangtua yang memiliki kesadaran untuk memberikannya pada anak mereka. 

Tidak hanya itu, perkembangan ini juga diiringi dengan munculnya   bibit penulis cilik. Mulai sekitar pertengahan tahun 2000, buku anak juga dihiasi oleh para pengarang cilik. Loncatan yang baik ketika seorang anak bukan hanya membaca namun juga bisa membagikan ide dan imajinasi mereka. 

Persoalannya sekarang, 
Apakah perkembangan buku anak juga seiring dengan perkembangan minat baca pada anak-anak Indonesia? Ini yang menjadi PR bagi kita. Setidaknya di era teknologi ini kita harus pandai-pandai menyelipkan kebiasaan membaca bagi anak-anak kita. Bukan hanya berperan sebagai orang yang membelikan namun juga mendampingi mereka untuk membaca.
2 anak sedang  membaca di salah satu stand buku
Suatu ketika melihat dua orang anak duduk dengan khidmad sambil membaca buku dongeng terbitan lawas. Rasanya adem ayem tentrem. Suka.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pada akhirnya ini adalah sinergi tugas bersama. Penulis & penerbit menyediakan konten yang baik, orangtua memfasilitasi, dan anak-anak membaca buku yang sesuai untuk mereka.

Semoga setiap generasinya selalu diberkahi dengan kaum pembaca buku..aamiin
Salam,



Qha 


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

6 comments:

  1. Aku termasuk yang sampai saat ini masih suka baca buku cerita... Terutama majalah Bobo dan terbitan pustaka Bobo spt Kumpulan Dongeng Bobo dan buku Cerpen Bobo...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hwah aku udah lama ngga baca boboo. jadi pengen baca lagi dehh
      salam kenal mba Ritaa :)

      Delete
  2. Duh jadi pengin ikutan arisan buku..soalnya anak-anak saya biasakan beli buku meski cuma 1 perbulannya. Kalau ikut arisan bisa dapat lebih banyak buku nih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rutinitasnya udah keren bgt itu mbaa, tiap bulan beli buku *bisa dipraktekin*.
      Hihi ayo ikut arisan buku, tambah kaya ilmu juga :D

      Delete
  3. Ikut mengamini doanya yah Mbak. Wah, saya belum pernah ikut arisan buku nih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah, makasih mba Oci. Saya juga blm pernah sih, tp kok pingin yaa hehe :)

      Delete